Arti Warna Urin terhadap Kesehatan Anda  

Info Kesehatan | 2016 Mei

Warna air seni atau urin bisa memberikan gambaran tentang kondisi tubuh anda. Normalnya urin berwarna jernih, bening kekuningan sampai gelap.  Jika warna urin anda menunjukkan keanehan, maka ada kemungkinan organ tubuh anda bermasalah. Anda harus seger berkonsultasi dengan dokter urologi atau dokter ahli penyakit dalam.

Berikut ini warna urin dan indikasinya:

Bening

Jika air seni Anda benar-benar bening seperti air hujan, Anda terlalu banyak minum. Sebagian orang minum belasan gelas air setiap hari karena menyangka hal itu baik bagi mereka. Bagaimana pun, sesuatu yang berlebihan tidak baik. Overhidrasi dapat meluruhkan garam-garam dalam tubuh. Meminum obat diuretik (obat yang memaksa tubuh untuk mengeluarkan kelebihan cairan) juga dapat membuat urin Anda berwarna jernih karena terlalu sering dikeluarkan.

Kekuningan

Urin yang normal berwarna kekuningan karena adanya pigmen yang disebut urokrom. Air seni yang bernuansa kekuningan seperti bensin menunjukkan bahwa Anda terhidrasi dengan baik. Bila warnanya sedikit pekat seperti madu murni, Anda perlu lebih banyak minum.

Kecoklatan

Jika air seni Anda berwarna kecoklatan, Anda mungkin sangat kurang minum. Tetapi jika warnanya tetap kecoklatan meskipun Anda cukup minum, hal itu bisa menjadi indikasi masalah di hati. Penyakit di hati atau empedu menyebabkan sejumlah garam yang harusnya diproses dan dibuang melalui tinja tertahan dalam darah dan akhirnya dibuang melalui urin. Penderita penyakit hati yang berat dapat memiliki urin berwarna coklat. Air seni berwarna gelap kecoklatan harus dites di laboratorium untuk mengonfirmasi apakah ada masalah di hati.

Kemerahan

Air seni berwarna kemerahan mungkin karena makanan atau obat yang Anda makan. Limbah pengolahan beberapa makanan dan obat dapat dibuang melalui air seni dan menyebabkan warnanya menjadi kemerahan. Namun, warna kemerahan juga dapat mengindikasikan adanya darah di dalam air seni, yang berarti ada yang tidak beres dalam saluran kemih, ginjal, kandung kemih, prostat atau uretra Anda. Masalah tersebut dapat berupa infeksi, batu di ginjal atau kandung kemih atau kanker. Jika air seni Anda kemerahan dan juga keruh, kemungkinan ada infeksi di sistem kemih Anda.

Selain warna, air seni juga dapat terlihat lebih berbusa/berbuih dari biasanya. Air seni yang lebih berbusa dapat disebabkan oleh tekanan yang lebih besar saat buang air kecil atau keberadaan protein. Protein dalam urin bisa mengindikasikan masalah ginjal.

Air seni dapat menjadi sarana pemantauan awal atas kondisi tubuh Anda. Bila Anda memiliki air seni yang berwarna tidak normal, Anda perlu berbicara dengan dokter urologi dan ahli penyakit dalam untuk segera mendapatkan analisis urin.

Jangan abaikan kabar yang disampaikan urin Anda!

Penemuan Alat Baru Untuk Mendeteksi Serangan Jantung Dengan Lebih Akurat

Kolaborasi antara peneliti di Singapore General Hospital (SGH) dan Nanyang Technological University (NTU) telah berhasil menciptakan alat baru detektor serangan jantung untuk menganalisa resiko serangan jantung dengan menggunakan variasi irama jantung. Alat ini 50% lebih akurat dibandingkan dengan pemeriksaan tanda-tanda vital saja.

Para peneliti tersebut dapat memperkirakan resiko terjadinya serangan  jantung dalam waktu 72 jam dengan mengkombinasikan variasi irama jantung dengan usia dan tanda-tanda vital penderita. Sensitivitas dan spesifisitas alat ini masing-masing mencapai 66.7% dan 98.1%, lebih akurat dibandingkan dengan pemeriksaan tanda-tanda vital saja yang mempunyai sensitivitas 41.7% dan spesifitas 99%.

Ini adalah yang pertama kalinya di dunia bahwa variasi irama jantung dapat dianalisa untuk memprediksikan serangan jantung. Hal ini akan sangat berguna di bagian kegawat- daruratan dimana waktu sangatlah penting dalam menyelamatkan penderita. Perangkat lunak yang telah dibuat dapat digunakan untuk menganalisa variasi irama jantung secara real time untuk membantu membuat keputusan klinis di bidang kegawat-daruratan.

Mitos dan Pemahaman yang Salah tentang HIV dan AIDS

Info Kesehatan | 2016 Mei

Sering kita mendengar orang-orang di sekitar kita membicarakan isu-isu seputar HIV/AIDS. Tapi tahukah agan kalau ternyata ada kesalahpahaman yang terjadi di masyarakat awam (khususnya Indonesia) tentang HIV dan AIDS ini?

Dikutip dari WikipediaAcquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome(disingkat AIDS) adalah sekumpulan gejala dan infeksi (atau: sindrom) yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV; atau infeksi virus-virus lain yang mirip yang menyerang spesies lainnya (SIV, FIV, dan lain-lain).

Virusnya sendiri bernama Human Immunodeficiency Virus (atau disingkat HIV) yaitu virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia. Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentan terhadap infeksi oportunistik ataupun mudah terkena tumor. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan.

HIV adalah jenis virus yang dapat ditularkan melalui hubungan seks , sedangkan AIDS adalah tahap yang paling parah dari infeksi HIV. HIV memiliki obat namun para peneliti masih belum menemukan obat untuk AIDS. Seseorang dengan HIV dapat hidup bertahun-tahun jika infeksinya tidak berkembang menjadi AIDS.

Beberapa orang berpikir bahwa AIDS ditularkan melalui hubungan seks, tetapi sebenarnya, hanya orang yang memiliki HIV yang dapat mengembangkan AIDS. HIV dapat menyebar dengan cara yang berbeda, seperti melalui pertukaran cairan tubuh seperti air susu ibu, darah, pra – ejakulasi, sekresi vagina, dan air mani. Karena HIV adalah virus, maka tidak memiliki kemampuan untuk bereproduksi dengan sendirinya. Itulah sebabnya ketika memasuki tubuh, mereka menyerang sistem kekebalan tubuh dan kulit dengan melampirkan ke ke sel T. Virus tersebut akan menggunakan sel T untuk mereproduksi dan kemudian menghancurkannya setelah itu.

Sel T adalah jenis sel darah putih yang bekerja dalam memerangi infeksi. Ketika sel T menjadi dewasa, mereka mulai mengalir dalam darah dan menjaga tubuh dari infeksi yang mungkin masuk. Mereka sangat penting dalam sistem kekebalan tubuh karena mereka mengetahui apa yang harus dilakukan terhadap zat asing yang masuk ke dalam tubuh. Sel T menginformasikan kepada sel B yang bersifat antibodi agar menghancurkan zat-zat asing.

Seorang individu mungkin tidak menyadari bahwa ia terinfeksi HIV selama bertahun-tahun. Jika jumlah sel T turun drastis, korban bisa saja terjangkit AIDS. “AIDS” pada dasarnya adalah istilah medis untuk penyakit yang berbeda dan gejala yang muncul karena efek dari HIV. Setelah orang tersebut terinfeksi HIV, virus terus menyerang dan melemahkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak akan mampu melawan infeksi lain yang masuk ke dalam tubuh (sistem kekebalan tubuh yang sehat dapat dengan mudah menghancurkan mereka). Akibatnya, individu yang terinfeksi dapat dengan mudah terkena pilek dan penyakit lainnya.

Saat ini belum dikonfirmasi secara resmi obat untuk AIDS. Namun, orang yang terinfeksi HIV dapat memperlambat hilangnya sel T dari tubuh dengan menggunakan obat antiretroviral.

Mitos-Mitos Melegenda Seputar HIV dan AIDS

Sangat penting untuk mengetahui kebenaran dari mitos-mitos yang beredar seputar HIV AIDS. Percaya pada mitos yang beredar dapat menyebabkan ketakutan, penolakan bahkan membahayakan kesehatan Anda.

Berikut beberapa mitos seputar penyebab dan gejala HIV yang ditulis Dr Swapan Ghosh, MBBS dan American Board of seksologi (ABS) Certified Clinical Sexologist, seperti dilansir Lifemojo, Rabu (27/4/2011):

Mitos, HIV bisa menular dari kontak biasa
Ini merupakan mitos yang paling sering dipercaya orang sehingga menyebabkan banyak ODHA (orang dengan HIV/AIDS) ditolak dan dikucilkan. Yang perlu diketahui adalah HIV hanya dapat menyebar melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh lain (seperti sperma, cairan vagina dan air susu ibu) dan bukan dari kontak biasa (kontak kulit).

Memeluk, mencium dengan mulut tertutup, berbagi minuman, menggunakan peralatan olahraga, berbagi peralatan makan, menggunakan toilet yang sama atau ketika batuk dan bersin, keadaan tersebut tidak bisa menyebabkan penyebaran HIV.

Bahkan berciuman dengan mulut terbuka atau french kiss dianggap berisiko rendah karena air liur sebagai pembawa virus sering diabaikan. Namun yang menjadi kekhawatiran adalah ketika penderita HID AIDS mengalami luka di bagian mulut atau penyakit gusi yang nantinya bisa menyebarkan virus HIV.

Mitos, HIV adalah penyakit homoseksual
HIV adalah virus yang bisa menyerang siapa saja tanpa memandang orientasi seksual. HIV bisa diderita oleh orang yang baru lahir, lansia, wanita, remaja dan anak-anak dari setiap ras atau kebangsaan. Di seluruh dunia, HIV menyebar kebanyakan melalui kontak heteroseksual.

Mitos, nyamuk dapat menularkan HIV
Nyamuk tidak memasukkan darah orang lain ke dalam tubuh orang baru yang mereka gigit. Namun, nyamuk melakukan menyuntikkan air liur ke dalam korban-korbannya, yang mungkin membawa penyakit seperti malaria, demam berdarah, demam kuning dan lainnya. HIV tidak berkembang biak pada tubuh serangga, sehingga virus tidak bertahan cukup lama dalam tubuh nyamuk untuk ditransmisikan melalui air liur.

Mitos, seks oral tidak bisa menyebabkan HIV
Anda bisa mendapatkan HIV dengan melakukan oral seks dengan pria atau wanita, meskipun kemungkinan relatif lebih kecil dibandingkan tertular virus melalui hubungan seksual.

Air mani atau cairan vagina dapat membawa penyakit. Risiko meningkat ketika terdapat luka terbuka pada alat kelamin dan atau mulut, atau penyakit gusi signifikan atau perdarahan. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan penghalang lateks (kondom) selama seks oral, vagina ataupun dubur.

Mitos, orang yang positif terinfeksi HIV akan terlihat sakit
Orang dapat terinfeksi HIV selama lebih dari 10 tahun tanpa menunjukkan tanda-tanda atau gejala. Selama bertahun-tahun orang merasa baik, mampu bekerja seperti sebelumnya dan tidak menunjukkan tanda-tanda sakit. Jadi bahkan jika pasangan tampak sehat, penting untuk mengetahui status HIV.

Mitos, ibu yang menderita HIV tidak bisa memiliki anak
Perempuan yang terinfeksi HIV masih bisa subur dan risiko menularkan HIV kepada anak yang belum lahir adalah antara 15 sampai 30 persen. Namun, dengan terapi antiretroviral yang sudah tersedia sekarang, tingkat penularan dari ibu ke anak telah turun menjadi sekitar 2-3 persen. Jadi ibu yang menderita HIV tetap punya kesempatan untuk memiliki anak.

Mitos, HIV adalah hukuman mati
Ini adalah mitos terbesar dari kesemuanya. Obat-obatan, program pengobatan dan pemahaman yang lebih baik tentang HIV dan AIDS memungkinkan orang yang terinfeksi untuk hidup normal, sehat dan hidup produktif.

 

Nyeri Otot Setelah Olahraga Dapat Berbahaya, Hubungi Home Doctor Singapore

Info Kesehatan | 2016 Mei

Jika anda mengalami nyeri otot setelah olahraga segera hubungi home doctor singapore. “Tidak Ada Hasil Tanpa Sakit” adalah motto yang dipercayai oleh mereka yang berlatih atau berolahraga. Capek dan nyeri otot adalah bagian dari rutinitas saat anda ingin melatih otot anda. Tapi berhati-hatilah, rasa nyeri bisa saja merupakan abnormalitas dalam tubuh anda. Nyeri otot setelah latihan adalah reaksi normal dari otot tubuh anda, yang akan cepat beradaptasi dan meningkat kekuatannya. Nyeri tersebut tumpul dan disertai kekakuan otot, biasanya dirasakan hanya saat otot tersebut diregangkan, kontraksi, atau diberi beban. Nyeri ini tidak akan terjadi saat istirahat, muncul beberapa jam setelah latihan, dan dapat berlangsung sampai seminggu. Ini adalah hal yang biasa dan tidak perlu dikhawatirkan.

Namun bila nyeri tersebut akut dan mendadak, maka harus dicurigai adanya cedera pada otot atau sendi.  Cedera pada sendi adalah kondisi  yang serius yang ditandai adanya nyeri yang parah, mendadak, dan spesifik yang terjadi saat latihan. Bengkak dan kemerahan juga sering terjadi. Berkonsultasilah pada dokter tentang ini. Untuk orang yang berlatih atau berolahraga untuk menurunkan berat badan, ingatlah bahwa penurunan berat badan yang drastic bukanlah hal yang sehat. Dr Stanley Liew, seorang endokrinologis di Raffles Hospital, berkata bahwa bila intensitas dari latihan anda tidak sesuai, maka penurunan berat badan yang progresif lebih dari 10 persen harus diwaspadai.

Umumnya orang mengira bahwa nyeri dada atau batuk yang mereka alami saat latihan adalah reaksi normal dari tubuh. Tapi dokter berkata lain. Batuk dan nyeri dada jelas tidak normal sekeras apapun latihan anda. Penurunan berat badan yang drastic dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes atau kanker. Jadi siapapun yang berlatih atau berolah raga harus memperhatikan gejala nyeri pada otot mereka.

Operasi Untuk Obesitas Juga Dapat Menyembuhkan Diabetes

Tindakan operasi untuk penderita obesitas atau kegemukan ternyata juga dapat membantu menyembuhkan diabetes di lebih dari 50% pasien yang juga mengidap penyakit ini. Setelah menjalani operasi Roux-en-Y untuk membuang sebagian dari lambung, pasien hanya bisa memakan tiga sampai lima sendok makan setiap kali makan. Mereka tidak lagi merasa mudah lapar dan akan mengalami penurunan berat badan secara bertahap.

Operasi ini dilakukan pada orang yang obesitas yang juga menderita masalah lain seperti diabetes dengan Indeks Massa Tubuh (BMI) minimal 32,5. Diantara pasien obesitas yang juga menderita diabetes, 70% diantaranya mengatakan bahwa diabetesnya mengalami perbaikan dalam waktu singkat, terlepas dari penurunan berat badan yang dicapai. Hanya dalam hitungan hari, kadar gula darah mereka mencapai tingkat normal, dan mereka tidak lagi tergantung pada obat-obatan diabetes. Para dokter belum bisa menjelaskan mekanisme ini. Namun perlu diingat, operasi ini mempunyai resiko sendiri. Resiko yang terburuk adalah kematian, dialami oleh 0,5 sampai 1 persen pasien setelah menjalani operasi. Pasien juga harus menjalani diet ketat tinggi protein dan vitamin untuk mencegah malnutrisi.

Adanya bukti-bukti yang mendukung membuat Dr Asim Shabbir, seorang ahli bedah di Rumah Sakit Universitas Nasional atau National University Hospital (NUH), ingin memperluas indikasi operasi ini ke penderita diabetes yang gemuk tapi tidak terlalu obesitas, dengan BMI paling rendah 25. Harus diingat bahwa perawatan ini hanya untuk pasien yang gagal mengontrol diabetes mereka meskipun telah menjalani berbagai macam terapi. Bagi orang-orang ini, terhindarnya mereka dari kegagalan organ, kebutaan, dan amputasi adalah sebanding dengan resiko operasi ini. Dengan mengontrol kadar gula darah dan berat badan mereka, mereka juga dapat mengurangi resiko serangan jantung dan strok.

Vaksin Kanker Serviks Sekarang Ditanggung oleh Medisave

foto orang terkena kanker serviksSekarang para orang tua dan wanita di Singapura dapat menggunakan Medisave untuk mendapatkan vaksin kanker serviks. Mulai dari nopember 2010, mereka dapat menggunakan $300 setahun dari akun Medisave mereka untuk mendapatkan vaksin human papillomavirus (HPV). Wanita diberikan 3 kali suntikan vaksin dalam waktu 6 bulan. Vaksin ini dapat mengurangi resiko seorang wanita untuk menderita kanker serviks sebanyak 70 persen. Vaksin ini paling baik diberikan pada anak perempuan sebelum mereka aktif secara seksual oleh karena human papillomavirus umumnya menyebar melalui hubungan seksual. Sebaiknya anak perempuan berusia 10 tahun disuntik vaksin ini bersamaan vaksin booster untuk tetanus, difteri, dan pertussis. Wanita dengan usia yang lebih tua juga dapat mengambil manfaar dari vaksin ini.

Sebuah lembaga di Singapura yang dinamakan Expert Committee for Immunizations yang terdiri dari pejabat senior kementerian kesehatan, konsultan dokter ahli anak, dan para ahli di bidang pengendalian penyakit, telah merekomendasikan bahwa vaksinasi ini untuk dimasukkan dalam program imunisasi anak-anak. Akan tetapi, Singapura tidak menawarkan vaksinasi di sekolah meskipun negara lain melakukan hal tersebut.  Bahkan vaksin ini ditawarkan secara gratis untuk semua anak perempuan dan  wanita muda. Di Singapura, wanita yang berusia 9 sampai 26 tahun bisa mendapatkan vaksin mereka dari dokter keluartga.

Kanker serviks menyerang sekitar lima ratus ribu wanita di seluruh dunia tiap tahunnya dan membunuh separuh dari mereka. Di Singapura, sekitar 200 wanita telah didiagnosa penyakit ini tiap tahun, dan 80 dari jumlah tersebut mati karenanya. Pemeriksaan pap smear yang dilakukan secaara rutin dapat mendeteksi kanker serviks sejak dini. Di stadium awal, penyakit ini hampir tidak menimbulkan gejala. Tapi di stadoim lanjut, kombinasi antara operasi, kemoterapi, dan radioterapi tidak dapat menyelamatkan pasien tersebut. Kanker serviks adalah kanker satu-satunya pada wanita yang dapat dicegah. Oleh karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk memastikan pencegahan penyakit ini.

Gangguan Pendengaran Pada Anak Muda

Info Kesehatan | 2016 Apr

Saat ini ada banyak orang yang menderita gangguan pendengaran saat mereka berusia 30an. Anak-anak sekolah atau remaja yang mendengarkam musik melalui headphone secara kontinyu dan menghabiskan waktu mereka di club atau diskotek dapat mengalami hal ini. Umumnya mereka baru sadar bahwa pendengaran mereka tiba-tiba terganggu saat mereka berusia 30an.  Sebuah penelitian di Amerika Serikat menemukan bahwa satu dari lima remaja Amerika mengalami gejala gangguan pendengaran. Jumlah kasus di Singapura masih belum diketahui, tetapi trendnya juga tampak memburuk.

Di jaman modern ini, ada banyak sumber suara yang dapat merusak pendengaran kita. Suara bising dari kendaraan, konstruksi dan music-musik yang dimainkan dari toko-toko di mall semuanya dapat merusak pendengaran kita. Akan tetapi, alat pemain musik pribadi seperti MP3 player adalah faktor yang paling berbahaya. Banyak anak muda yang mengalami gangguan pendengaran juga menggunakan MP3 player mereka secara berlebihan dan dengan volume yang sangat keras. Kita juga sering melihat pelajar di kereta dan bis yang mendengarkan musik dengan earphone. Malah kadang-kadang orang di sekitar mereka juga dapat mendengar musik yang sedang dimainkan. Banyak juga orang yang sering mendengarkan music saat sedang lari pagi atau latihan di gym.

Banyak orang yang tidak menyadari betapa bahayanya polusi suara. Dunia kita saat ini bertambah bising dan makin banyak anak muda dan orang dewasa yang mengalami gangguan pendengaran. Satu-satunya cara untuk mencegah ini adalah dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak pendengaran kita.

Nyeri Punggung Bawah

Info Kesehatan | 2016 Apr

Nyeri punggung bawah, atau lumbago, adalah kondisi yang sangat umum. Mayoritas dari kita pernah mengalami hal ini. Nyeri ini biasanya dipicu oleh aktifitas fisik seperti pekerjaan sehari-hari, rekreasi, atau bahkan hubungan seksual. Untungnya sebagian besar dari kasus ini dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari saja. Sebagian kecil yang lain membutuhkan waktu yang jauh lebih lama untuk bisa sembuh dan dapat disebabkan oleh kondisi medis yang lebih serius.

Ada 2 tipe nyeri punggung bawah, yaitu akut dan kronis. Nyeri punggung bawah yang akut tidak berlangsung lama, biasanya kurang dari beberapa minggu. Kebanyakan dari kasus ini disebabkan oleh trauma mekanis seperti olahraga, naik kuda, kegiatan sehari-hari di rumah, atau kecelakaan. Sedangkan nyeri punggung bawah yang kronis dapat berlangsung lebih dari 2 bulan, dan seringkali nyerinya progresif atau memberat seiring dengan berjalannya waktu. Selalu ada penyakit lain sebagai penyebab utama dari nyeri punggung bawah kronis, dan hal ini harus diselidiki serta diatasi. Penyebab-penyebab nyeri punggung bawah yang sering terjadi adalah mekanis (seperti patah tulang, trauma pada punggung, mengangkat benda-benda berat), keradangan (seperti radang sendi, infeksi), keganasan atau kanker, metabolic (seperti osteoporosis), dan psikologis.

Gejala-gejala nyeri punggung bawah dapat berupa: kaku otot sampai nyeri menusuk yang sangat parah, keterbatasan gerakan akibat nyeri, dan kesulitan dalam berdiri tegak. Kadangkala nyeri ini dapat berasal dari kelainan atau luka di bagian tubuh yang lain. Sindroma nyeri ini dapat berbahaya bila dibiarkan begitu saja tanpa pengobatan yang memadai.

Kadangkala sulit bagi dokter untuk mencari penyebab utama dari nyeri punggung bawah. Pemeriksaan radiologi seringkali diperlukan, dari yang simpel seperti foto roentgen sampai CT-Scan atau MRI. Nyeri punggung bawah dapat diatasi dengan meminum obat-obatan analgesik (anti nyeri) dan anti radang seperti ibuprofen atau aspirin. Bila nyeri tersebut berlangsung lebih dari satu bulan, maka kemungkian besar ada masalah lain yang lebih serius. Konsultasikan dengan dokter anda untuk mencari penyebabnya dan mengatasinya dengan tuntas. Tindakan invasif seperti operasi mungkin diperlukan untuk kasus-kasus tertentu.

Rokok Bakal Dilarang Untuk Generasi Muda di Singapura karena merusak hasil health check up

Pusat Kanker Singapura (NCCS) telah nengajukan proposal untuk melarang penjualan rokok ke semua warga negara Singapura yang lahir di dan setelah tahun 2000 karena rokok dapat merusak hasil health check up. Ini adalah solusi baru untuk menuntaskan masalah ketergantungan nikotin yang tersebar luas di kalangan anak muda. Sebuah penelitian di tahun 2002 menunjukkan bahwa biaya sosial merokok di Singapura berkisar antara $674 juta dan $839 juta. Sedangkan secara internasional, persentase perokok meningkat dengan pesat terutama pada usia 12 sampai 18 tahun. Orang  yang mulai merokok sejak remaja juga cenderung untuk menjadi perokok jangka panjang. 90 persen dari kasus kanker paru disebabkan oleh merokok. Dan antara 900 sampai 1000 orang di Singapura meninggal oleh karena kanker paru tiap tahunnya.

Penelitian oleh Universitas Harvard melacak lebih dari 12.000 orang selama 3 dekade terakhir dan menemukan bahwa tendensi untuk merokok dapat menyebar melalui ikatan sosial baik dekat maupun jauh. Orang yang berhenti merokok biasanya berhasil melakukannya di dalam lingkaran orang-orang yang juga berhenti merokok. Efek ini menyebar dan menyebar, dan jumlahnya makin mengecil. Para peneliti juga menemukan bahwa perokok cenderung untuk melakukan migrasi ke tepi lingkaran sosial.

Konsultan senior dan kepala dari bedah onkologi NCCS, Asisten Profesor Koong Heng Nung, mengatakan bahwa proposal mereka adalah solusi yang simpel dan permanen, serta jauh lebih efektif dari hokum saat ini yang melarang penjualan rokok ke remaja yang berusia di bawah 18 tahun. Dia mempresentasikan proposal yang radikal ini ke para professional medis di acara SingHealth Duke-NUS Scientific Congress 2010 di Suntec City. Makalah ini juga dipublikasikan di British Medical Journal bulan lalu. Profesor Koong mengerti bahwa proposal ini akan mengundang banyak kritik dan oposisi, terutama dari pabrik rokok. Dia menjawabnya dengan simpel: “Proposal kami tidak menghentikan para perokok saat ini dari kebiasaan merokok, dan selaras dengan apa yang pabrik rokok katakan: bahwa mereka tidak berniat mencari perokok baru, dan mereka juga ingin melindungi generasi muda.”

Orang Muda Juga Dapat Terserang Arthritis, lakukan full medical check up sekarang juga

Info Kesehatan | 2016 Mar

Walaupun sering ditemukan pada orang tua, saat ini makin banyak orang dewasa muda yang juga menderita penyakit ini, oleh karena itu lakukan full medical check up sekarang juga. Mitos bahwa arthritis hanya menyerang orang tua sudah tidak berlaku lagi. “Kita melihat makin banyak pasien arthritis yang lebih muda”, kata Dr Carol Tan-Goh Yean Eng, seorang konsultan di Raffles Hospital. Yayasan Arthritis Nasional Singapura (NAF) berniat untuk membenarkan mitos itu di masyarakat dan mengingatkan pentingnya diagnose dan perawatan osteoarthritis pada lutut. Profesor Feng Pao Hsii, ketua NAF dan seorang konsultan emeritus di Tan Tock Seng Hospital, mengatakan bahwa osteoarthritis pada lutut dapat menyerang siapa saja. Oleh sebab itu perlu dilakukan banyak hal untuk membuat masyarakat paham tentang resikonya. Menurut survey dari National Health Surveillance di tahun 2007, sekitar 10 persen penduduk Singapura yang berusia diantara 18 tahun sampai 69 tahun diketahui menderita arthritis dan gejala kronis persendian. Hampir 5 persen diantaranya berusia 18 tahun sampai 29 tahun.

Ada 120 tipe arthritis yang berbeda, dan osteoarthritis adalah tipe yang paling umum. Penyakit ini dapat terjadi ketika kartilago di sendi menurun fungsinya seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini umumya berlangsung di lutut, tapi juga  dapat terjadi di bahu dan pergelangan tangan. Gaya hidup olahraga yang keras atau berlebihan serta obesitas adalah penyebab utamanya. Obesitas dapat meningkatkan beban kaki, sehingga menyebabkan degenerasi kartilago.

Profesor Feng menganjurkan makan dan berolahraga secara tidak berlebihan. Dia berkata bahwa siapapun yang mengalami nyeri seperti ini seharusnya berkonsultasi kepada dokter. “Bila anda sering berlari dan merasakan nyeri di lutut, maka berhentilah segera. Tubuh anda mengatakan pada anda untuk berhenti sejenak,” kata dia. Kemudian Dr Tan-Goh menambahkan:”motto ‘tidak ada hasil tanpa usaha’ tidak berlaku apabila osteoarthritis ikut terlibat. Nyeri adalah tanda peringatan.”