Penemuan Baru Untuk Mendeteksi Serangan Jantung Lebih Akurat

Kolaborasi antara peneliti di Singapore General Hospital (SGH) dan Nanyang Technological University (NTU) telah berhasil menciptakan alat detektor baru untuk menganalisa resiko serangan jantung dengan menggunakan variasi irama jantung. Alat ini 50% lebih akurat dibandingkan dengan pemeriksaan tanda-tanda vital saja.

Penemuan Baru Untuk Mendeteksi Serangan Jantung Lebih Akurat

Para peneliti tersebut dapat memperkirakan resiko terjadinya serangan  jantung dalam waktu 72 jam dengan mengkombinasikan variasi irama jantung dengan usia dan tanda-tanda vital penderita. Sensitivitas dan spesifisitas alat ini masing-masing mencapai 66.7% dan 98.1%, lebih akurat dibandingkan dengan pemeriksaan tanda-tanda vital saja yang mempunyai sensitivitas 41.7% dan spesifitas 99%.

Ini adalah yang pertama kalinya di dunia bahwa variasi irama jantung dapat dianalisa untuk memprediksikan serangan jantung. Hal ini akan sangat berguna di bagian unit gawat darurat dimana waktu sangatlah penting dalam menyelamatkan penderita. Perangkat lunak yang telah dibuat dapat digunakan untuk menganalisa variasi irama jantung secara real time untuk membantu membuat keputusan klinis di unit gawat darurat.

Comments are closed.