Bahaya Konsumsi Mie Instan Berlebihan dan Cara Sehat Konsumsi Mie Instan

Info Kesehatan | 2017 Jun

Mie instan mudah untuk disajikan dan dikonsumsi. Hal ini membuat mie instan menjadi favorit bagi sebagian besar anak muda khususnya yang tinggal di kost. Padahal untuk konsumsi yang berlebihan, mie instan mempunyai efek buruk terhadap kesehatan. Sudah berapa ratus kali Anda mendengar larangan makan mie instant, dan berapa ratus kali pula Anda mungkin tidak peduli dengan hal ini. Sekalipun di dalam iklan disebutkan mie instant memakai bahan alami atau menyebut diri sebagai mie kesehatan, tetap saja tidak dianjurkan mengonsumsi ‘si menu anak kos’ ini terlalu sering.

Ingin tahu alasannya? Baca ulasan singkat berikut:

Menghambat penyerapan nutrisi

Mie instant akan menghambat dan membatasi penyerapan nutrisi makanan. Terutama mereka yang di usia di bawah 5 tahun, disarankan sama sekali tidak diberi konsumsi mie. Mie ini berbahaya apabila sampai mencegah penyerapan nutrisi. Anak bisa kurang gizi, kerdil dan bahkan perkembangannya lambat.

Menyebabkan Kanker

Beberapa mie instant dikemas dalam styrofoam, di mana styrofoam adalah agen penyebab kanker. Utamanya mie instant yang hanya disajikan dengan direndam air panas, saat terkena panas, zat kimia di dalam styrofoam ini akan ikut bereaksi. Bayangkan saja bagaimana bila ia ikut larut dan masuk ke dalam tubuh.

Menyebabkan keguguran

Beberapa kasus keguguran mirisnya disebabkan karena mereka terlalu sering mengonsumsi mie instant. Ternyata mie instant memberikan pengaruh buruk pada janin, sehingga akhirnya keguguranpun terjadi.

Mengacaukan metabolisme tubuh

Apabila dikonsumsi terus menerus dan dalam jangka waktu yang panjang, maka mie instant dapat mengacaukan metabolisme tubuh. Akumulasi zat kimia berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun di dalam tubuh.

Bahayanya Propylene glycol

Mie instant mengandung propylene glycol, sejenis bahan anti beku yang akan mencegah mie menjadi kering. Apabila tubuh menyerap zat tersebut maka, ia akan ditumpuk di area hati, ginjal serta liver. Menyebabkan kerusakan pada tubuh, terutama tiga area tersebut kemudian melemahkan immune tubuh.

Bahaya bagi pencernaan

Apabila dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari, maka mie instant berpotensi membahayakan pencernaan. Problem pertama yang muncul adalah rasa begah, susah buang air besar dan ketidaknyamanan.

Kegemukan

Mengonsumsi mie instant secara rutin juga menyebabkan kegemukan. Jumlah lemak dan sodium yang tinggi di dalam mie instant menyebabkan tidak dapat diserap tubuh dan akan tinggal menumpuk menjadi lemak. Tak heran apabila ia dapat menyebabkan berat badan Anda bertambah dalam waktu singkat.

Kandungan MSG

Dan Anda perlu khawatir karena kandungan monosodium glutamate dalam mie instant ini cukup tinggi. Mereka yang tidak tahan dan alergi terhadap MSG biasanya akan merasa selalu haus, dada terbakar, sakit kepala, wajah memerah dan nafas sesak.

Kandungan sodium

Mie instant juga kaya akan kandungan sodium yang dapat menyebabkan darah tinggi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan pada ginjal. Terutama jika sering dikonsumsi, potensi terserang penyakit tersebut sangat tinggi.

Mie instant juga junk food

Mie instant termasuk junk food yang mengandung karbohidrat sangat tinggi dan tanpa tambahan vitamin, mineral atau serat. Kandungan lemak jenuhnya juga tinggi sehingga kalori di dalamnya memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan.

Alangkah baiknya apabila Anda menggantikan mie instant dengan makanan lain yang lebih sehat dan bergizi. Demi si buah hati, keluarga dan diri Anda sendiri lho, mari hidup lebih sehat

Cara Sehat untuk yang Suka Makan Mi Instan

1. Jangan terlalu sering makan mi instan, minimal seminggu sekali.

2. Jangan mengonsumsi air rebusan dari mi tersebut.

3. Tambahkan sayuran saat menyajikan mi instan.

4. Usahakan untuk tidak menggabungkan mi instan dengan nasi, karena keduanya sama-sama mengandung karbohidrat. Jadi sebaiknya gabungkan dengan makanan lain seperti protein.

Berikut adalah tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi kekhawatiran Anda pada bahaya mie instant. Kabarnya, cara ini akan membantu mengurangi kadar pengawet yang terkandung pada mie instan.

Langkah-Langkah:

1. Didihkan air pada api sedang pada dua panci yang berbeda.

2. Masukkan mie pada salah satu panci sejenak hingga melunak. Matikan api kemudian angkat dan tiriskan mie.

3. Masukkan kembali mie pada panci kedua kemudian didihkan kembali hingga airnya lebih bening.

4. Apabila air berubah menguning, maka ini merupakan tanda bahwa lapisan tidak baik di permukaan mie instant luntur.

5. Matikan kompor biar ga meleduk , Angkat dan tiriskan.

6.perhatikan tanggal kadaluarsa ,emang nya ente mau makan mie yang udah jadul

7.Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus Mie Instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok

Cara ini tidak menjamin bahwa mie instant 100% aman dikonsumsi. Tetapi setidaknya akan membantu mengeluarkan lapisan yang kabarnya berbahaya bagi kesehatan

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Comments are closed.