10 Bahaya Makan Mie Instan Dan Cara Sehat Memakannya

Info Kesehatan | 2017 Jun

Mie instan merupakan makanan yang mudah untuk disajikan dan dikonsumsi. Hal ini membuat mie instan menjadi favorit bagi sebagian besar anak muda khususnya yang tinggal di kost. Apakah anda tahu makan mie instan secara berlebihan dapat mengakibatkan efek buruk terhadap kesehatan anda?. Sudah berapa ratus kali Anda mendengar larangan makan mie instan, dan berapa ratus kali pula Anda mungkin tidak peduli dengan hal ini. Walaupun di dalam iklan disebutkan mie instan memakai bahan alami atau menyebut diri sebagai mie kesehatan, tetap saja tidak dianjurkan mengonsumsi ‘si menu anak kos’ ini terlalu sering.

 

Makan Mie Instan

Ingin Tahu 10 Bahaya Mie Instan dan Alasannya? Baca ulasan Singkat Berikut:

Menghambat Penyerapan Nutrisi

Mie instan akan menghambat dan membatasi penyerapan nutrisi makanan. Terutama mereka yang di usia di bawah 5 tahun, disarankan tidak sama sekali diberi makan mie pada usia tersebut. Mie instan berbahaya apabila sampai mencegah penyerapan nutrisi. Anak bisa kurang gizi dan perkembangannya lambat.

Menyebabkan Kanker

Beberapa mie instan dikemas dalam styrofoam, di mana styrofoam adalah agen penyebab kanker. Utamanya mie instant yang hanya disajikan dengan direndam air panas, saat terkena panas, zat kimia yang berbahaya di dalam styrofoam tersebut akan ikut bereaksi. Bayangkan saja bagaimana bila zat kimia tersebut larut dan masuk ke dalam tubuh.

Menyebabkan Keguguran

Beberapa kasus keguguran disebabkan karena mereka sering makn mie instan. Ternyata mie instan memberikan pengaruh buruk pada janin, sehingga akhirnya keguguranpun terjadi.

Merusak Metabolisme Tubuh

Apabila dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu yang panjang, maka mie instan dapat merusak metabolisme tubuh. Akumulasi zat kimia yang berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun di dalam tubuh.

Bahayanya Propylene Glycol

Mie instan mengandung propylene glycol, sejenis bahan anti beku yang akan mencegah mie menjadi kering. Apabila tubuh menyerap senyawa tersebut tersebut maka, propylene glycol akan menumpuk di dalam hati, ginjal dan liver. Sehingga menyebabkan kerusakan pada tubuh, terutama tiga organ tersebut kemudian melemahkan sistem imun atau sistem kekebalan dalam tubuh.

Bahaya Bagi Pencernaan

Apabila dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari, maka mie instan berpotensi menghambat sistem pencernaan. Masalah pertama yang muncul adalah rasa begah, susah buang air besar dan ketidaknyamanan.

Obesitas atau Kegemukan

Makan mie instan secara rutin juga menyebabkan kegemukan. Jumlah lemak dan sodium yang tinggi di dalam mie instan menyebabkan tidak dapat diserap tubuh dan akan menumpuk menjadi lemak. Tak heran apabila makan mie instan dapat menyebabkan berat badan anda bertambah dalam waktu singkat.

Kandungan MSG

Kandungan monosodium glutamate dalam mie instan ini cukup tinggi. Mereka yang tidak tahan dan alergi terhadap MSG biasanya akan merasa selalu haus, dada terbakar, sakit kepala, wajah memerah dan sesak nafas.

Kandungan Sodium

Mie instan juga kaya akan kandungan sodium yang dapat menyebabkan darah tinggi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan pada ginjal. Terutama jika sering dikonsumsi, maka potensi terserang penyakit tersebut sangat tinggi.

Mie Instant Merupakan Junk Food

Mie instan mengandung karbohidrat sangat tinggi dan tidak adanya vitamin, mineral dan serat. Kandungan lemak jenuhnya juga tinggi sehingga kalori di dalamnya memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan.

Alangkah baiknya apabila anda menggantikan mie instan dengan makanan lain yang lebih sehat dan bergizi. Demi si buah hati, keluarga dan diri anda sendiri, mari hidup lebih sehat

Cara Sehat Untuk Yang Suka Makan Mie Instan

  1. Jangan terlalu sering makan mie instan, minimal seminggu sekali.
  2. Jangan mengkonsumsi air rebusan dari mie tersebut.
  3. Tambahkan sayuran saat menyajikan mie instan.
  4. Usahakan untuk tidak menggabungkan mie instan dengan nasi, karena keduanya sama-sama mengandung karbohidrat. Jadi sebaiknya gabungkan dengan makanan lain seperti protein.

Berikut adalah tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi kekhawatiran Anda pada bahaya mie instan. Kabarnya, cara ini akan membantu mengurangi kadar pengawet yang terkandung pada mie instan.

Langkah-Langkah:

  1. Didihkan air pada api sedang pada dua panci yang berbeda.
  2. Masukkan mie pada salah satu panci sejenak hingga melunak. Matikan api kemudian angkat dan tiriskan mie.
  3. Masukkan kembali mie instan pada panci kedua kemudian didihkan kembali hingga airnya lebih bening.
  4. Apabila air berubah menguning, maka ini merupakan tanda bahwa lapisan tidak baik di permukaan mie instan telah larut dengan air rebusan pada panci pertama.
  5. Matikan kompor, angkat dan tiriskan
  6. Perhatikan tanggal kadaluarsa
  7. Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus mie instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok

Cara ini tidak menjamin bahwa mie instan aman dikonsumsi. Tetapi setidaknya akan membantu mengeluarkan lapisan yang berbahaya bagi kesehatan.

Comments are closed.