Remaja Rawan Terserang Arthritis (Rematik), Periksa Ke Dokter Sekarang

Info Kesehatan | 2017 Jun

Walaupun sering ditemukan pada orang tua, saat ini makin banyak anak remaja yang terserang arthritis, oleh karena itu lakukanlah medical check up ke Dokter Singapura. Mitos bahwa arthritis atau rematik hanya menyerang orang tua sudah tidak berlaku lagi. “Kita melihat makin banyak pasien arthritis yang lebih muda”, kata Dr Carol Tan-Goh Yean Eng, seorang konsultan di Raffles Hospital. Yayasan Arthritis Nasional Singapura (NAF) berniat untuk membenarkan mitos itu di masyarakat dan mengingatkan pentingnya diagnose dan perawatan osteoarthritis pada lutut. Profesor Feng Pao Hsii, ketua NAF dan seorang konsultan emeritus di Tan Tock Seng Hospital, mengatakan bahwa “osteoarthritis pada lutut dapat menyerang siapa saja”. Oleh sebab itu perlu dilakukan banyak hal untuk membuat masyarakat paham tentang resikonya. Menurut survey dari National Health Surveillance di tahun 2007, sekitar 10 persen penduduk Singapura yang berusia diantara 18 tahun sampai 69 tahun diketahui menderita arthritis dan gejala kronis persendian. Hampir 5 persen diantaranya berusia 18 tahun sampai 29 tahun.

 

 

Ada 120 tipe arthritis yang berbeda, dan osteoarthritis adalah tipe yang paling umum. Penyakit ini dapat terjadi ketika kartilago di sendi menurun fungsinya seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini umumya terjadi di lutut, tapi juga  dapat terjadi di bahu dan pergelangan tangan. Olahraga yang berlebihan dan obesitas merupakan penyebab utamanya. Obesitas dapat meningkatkan beban kaki, sehingga menyebabkan degenerasi kartilago.

Profesor Feng menyarankan jangan makan dan berolahraga berlebihan. Dia berkata bahwa siapapun yang mengalami nyeri seperti ini seharusnya berkonsultasi kepada dokter. “Bila anda sering berlari dan merasakan nyeri di lutut, maka berhentilah segera. Tubuh anda mengatakan pada anda untuk berhenti sejenak,” kata dia. Kemudian Dr Tan-Goh menambahkan:”motto ‘tidak ada hasil tanpa usaha’ tidak berlaku apabila osteoarthritis ikut terlibat. Nyeri adalah tanda peringatan.”

10 Bahaya Makan Mie Instan Dan Cara Sehat Memakannya

Info Kesehatan | 2017 Jun

Mie instan merupakan makanan yang mudah untuk disajikan dan dikonsumsi. Hal ini membuat mie instan menjadi favorit bagi sebagian besar anak muda khususnya yang tinggal di kost. Apakah anda tahu makan mie instan secara berlebihan dapat mengakibatkan efek buruk terhadap kesehatan anda?. Sudah berapa ratus kali Anda mendengar larangan makan mie instan, dan berapa ratus kali pula Anda mungkin tidak peduli dengan hal ini. Walaupun di dalam iklan disebutkan mie instan memakai bahan alami atau menyebut diri sebagai mie kesehatan, tetap saja tidak dianjurkan mengonsumsi ‘si menu anak kos’ ini terlalu sering.

 

Makan Mie Instan

Ingin Tahu 10 Bahaya Mie Instan dan Alasannya? Baca ulasan Singkat Berikut:

Menghambat Penyerapan Nutrisi

Mie instan akan menghambat dan membatasi penyerapan nutrisi makanan. Terutama mereka yang di usia di bawah 5 tahun, disarankan tidak sama sekali diberi makan mie pada usia tersebut. Mie instan berbahaya apabila sampai mencegah penyerapan nutrisi. Anak bisa kurang gizi dan perkembangannya lambat.

Menyebabkan Kanker

Beberapa mie instan dikemas dalam styrofoam, di mana styrofoam adalah agen penyebab kanker. Utamanya mie instant yang hanya disajikan dengan direndam air panas, saat terkena panas, zat kimia yang berbahaya di dalam styrofoam tersebut akan ikut bereaksi. Bayangkan saja bagaimana bila zat kimia tersebut larut dan masuk ke dalam tubuh.

Menyebabkan Keguguran

Beberapa kasus keguguran disebabkan karena mereka sering makn mie instan. Ternyata mie instan memberikan pengaruh buruk pada janin, sehingga akhirnya keguguranpun terjadi.

Merusak Metabolisme Tubuh

Apabila dikonsumsi terus menerus dalam jangka waktu yang panjang, maka mie instan dapat merusak metabolisme tubuh. Akumulasi zat kimia yang berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun di dalam tubuh.

Bahayanya Propylene Glycol

Mie instan mengandung propylene glycol, sejenis bahan anti beku yang akan mencegah mie menjadi kering. Apabila tubuh menyerap senyawa tersebut tersebut maka, propylene glycol akan menumpuk di dalam hati, ginjal dan liver. Sehingga menyebabkan kerusakan pada tubuh, terutama tiga organ tersebut kemudian melemahkan sistem imun atau sistem kekebalan dalam tubuh.

Bahaya Bagi Pencernaan

Apabila dikonsumsi lebih dari sekali dalam sehari, maka mie instan berpotensi menghambat sistem pencernaan. Masalah pertama yang muncul adalah rasa begah, susah buang air besar dan ketidaknyamanan.

Obesitas atau Kegemukan

Makan mie instan secara rutin juga menyebabkan kegemukan. Jumlah lemak dan sodium yang tinggi di dalam mie instan menyebabkan tidak dapat diserap tubuh dan akan menumpuk menjadi lemak. Tak heran apabila makan mie instan dapat menyebabkan berat badan anda bertambah dalam waktu singkat.

Kandungan MSG

Kandungan monosodium glutamate dalam mie instan ini cukup tinggi. Mereka yang tidak tahan dan alergi terhadap MSG biasanya akan merasa selalu haus, dada terbakar, sakit kepala, wajah memerah dan sesak nafas.

Kandungan Sodium

Mie instan juga kaya akan kandungan sodium yang dapat menyebabkan darah tinggi, penyakit jantung, stroke dan kerusakan pada ginjal. Terutama jika sering dikonsumsi, maka potensi terserang penyakit tersebut sangat tinggi.

Mie Instant Merupakan Junk Food

Mie instan mengandung karbohidrat sangat tinggi dan tidak adanya vitamin, mineral dan serat. Kandungan lemak jenuhnya juga tinggi sehingga kalori di dalamnya memberikan pengaruh buruk bagi kesehatan.

Alangkah baiknya apabila anda menggantikan mie instan dengan makanan lain yang lebih sehat dan bergizi. Demi si buah hati, keluarga dan diri anda sendiri, mari hidup lebih sehat

Cara Sehat Untuk Yang Suka Makan Mie Instan

  1. Jangan terlalu sering makan mie instan, minimal seminggu sekali.
  2. Jangan mengkonsumsi air rebusan dari mie tersebut.
  3. Tambahkan sayuran saat menyajikan mie instan.
  4. Usahakan untuk tidak menggabungkan mie instan dengan nasi, karena keduanya sama-sama mengandung karbohidrat. Jadi sebaiknya gabungkan dengan makanan lain seperti protein.

Berikut adalah tips yang dapat dilakukan untuk mengurangi kekhawatiran Anda pada bahaya mie instan. Kabarnya, cara ini akan membantu mengurangi kadar pengawet yang terkandung pada mie instan.

Langkah-Langkah:

  1. Didihkan air pada api sedang pada dua panci yang berbeda.
  2. Masukkan mie pada salah satu panci sejenak hingga melunak. Matikan api kemudian angkat dan tiriskan mie.
  3. Masukkan kembali mie instan pada panci kedua kemudian didihkan kembali hingga airnya lebih bening.
  4. Apabila air berubah menguning, maka ini merupakan tanda bahwa lapisan tidak baik di permukaan mie instan telah larut dengan air rebusan pada panci pertama.
  5. Matikan kompor, angkat dan tiriskan
  6. Perhatikan tanggal kadaluarsa
  7. Perhatikan prosedur penyajian pada bungkus mie instan, semua menganjurkan agar masak mie dulu baru ditaburi bumbu atau bumbunya di taruh di mangkok

Cara ini tidak menjamin bahwa mie instan aman dikonsumsi. Tetapi setidaknya akan membantu mengeluarkan lapisan yang berbahaya bagi kesehatan.

Fasilitas Perawatan di Singapura Untuk Orang Lanjut Usia (Lansia)

Ada banyak orang lanjut usia yang kondisi kesehatannya buruk dan membutuhkan penanganan medis. Tubuh orang lanjut usia akan menjadi lebih rentan, sehingga perlu adanya fasilitas di masyarakat untuk perawatan mereka dalam jangka menengah dan jangka panjang. Sebuah pusat rehabilitasi di Bedok telah dimodifikasi untuk bisa menangani orang lanjut usia yang bukan warga negara Singapura, termasuk mereka yang memerlukan makanan bantuan melalui pipa atau penggantian kateter secara berkala. Fasilitas ini juga ideal untuk orang lanjut usia yang tidak dapat dirawat dengan semestinya karena anggota keluarganya harus bekerja.

 

Lanjut Usia

 

Program ini, disebut Singapore Programme for Integrated Care for the Elderly, diperuntukkan untuk keluarga yang tidak sanggup membayar jasa layanan penuh waktu dari perawat atau pembantu. Program ini sedang diuji coba di Salvation Army Bedok Multi-Service Centre di Bedok Utara. Para pasien bisa pulang ke keluarga mereka saat malam hari. Biayanya adalah $62 per hari termasuk makan. Subsidi hingga 75 persen bila pelanggan memenuhi beberapa syarat tertentu.

Sekitar $400.000 telah disiapkan untuk mendanai program ini. Sebagian dari uang tersebut diperuntukkan untuk merenovasi Bedok Centre, yang sekarang telah memiliki kamar mandi dan kamar istirahat untuk pasien yang lemah kondisinya sehingga mereka dapat beristirahat. Bedok Centre juga akan diisi dengan persediaan medis seperti kateter, pipa makanan, dan pakaian. Sebuah tim yang terdiri dari seorang dokter, pekerja sosial, ahli terapi, dan perawat yang terdaftar akan merawat 30 pasien di sana.

Program ini akan diulas dan dinilai setelah setahun berjalan. Bila sukses, fasilitas-fasilitas lain yang serupa mungkin akan dibangun di tempat lain. Tambahan dana $250.000 juga telah dialokasikan ke dalam delapan penelitian dan hadiah pelatihan untuk sektor kesehatan. Hadiah tersebut diperuntukkan untuk mereka yang mengejar kursus diploma dalam keperawatan, terapi okupasional dan fisioterapi, serta untuk para profesional medis yang berminat mengambil kursus untuk meningkatkan keahlian mereka.