7 Hal Yang Harus Dipertimbangan Untuk Memilih Dokter Spesialis Kanker

Info Kesehatan | 2018 Apr

Kanker adalah kondisi yang sangat serius dan memilih dokter spesisalis kanker yang tepat untuk dapat berarti memilih antara hidup dan mati.

Ketika seseorang didiagnosis mengidap kanker, atau bahkan dicurigai bepotentsi memiliki penyakit tersebut, ada banyak emosi yang terlibat. Ketakutan, kebingungan, kemarahan, dan kekhawatiran adalah beberapa dari banyak emosi yang  dapat mempengaruhi pasien dan anggota keluarga. Dengan urgensi untuk mendapatkan perawatan yang benar, ada kebutuhan untuk menyerap sejumlah besar informasi medis dengan cepat. Dalam situasi seperti itu, seringkali sulit untuk mengambil keputusan dalam memilih dokter spesisalis kanker yang tepat untuk berkonsultasi.

Inilah 7 hal yang harus dipertimbangan untuk memilih dokter spesialis kanker dan membantu pasien mengambil keputusan yang tepat.

1). Apakah Dokter Anda Benar-benar Mengetahui Kondisi Anda?

Seorang pasien mungkin memilih seorang dokter spesialis kanker yang terbaik untuk meyembuhkan penyakitnya, tetapi lebih baik anda berkonsultasi dengan dokter spesialis kanker untuk mengetahui kondisi anda sebelum melakukan operasi atau terapi.

Dokter onkologi, dokter onkologi radiasi, dan dokter onkologi bedah khusus hanyalah beberapa dari banyak dokter spesialis yang mungkin diperlukan untuk menangani kondisi Anda.

2). Mudahkah Anda Berkonsultasi Dengan Dokter Spesialis Kanker

Apakah ada penundaan ketika anda membuat janji dengan dokter untuk berkonsultasi mengenai penyakit anda?
Penting memulai uji skrining untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan mencegah penyebaran kanker.

Apakah perlu menggunakan scan CT, MRI, dan PET untuk megetahui kondisi anda sebelum memulai perawatan?
Idealnya anda dapat bersonsultasi dengan mudah dan membuat janji pertemuan paling lambat hari kerja berikutnya.

3). Apakah Dokter Tersebut Dapat Memberi Anda Perawatan Sebaik Mungkin Atau Mungkin Lebih Menawarkan Rekomendasi?

Kanker adalah kondisi yang sangat sulit untuk diobati, mungkin saja terapi lini pertama atau bahkan perawatan lini kedua mungkin gagal. Meskipun ada banyak teknologi dalam mengobati penyakit tersebut yang tersedia secara internasional, beberapa pengobatan baru mungkin belum tersedia secara luas di Singapura.

Anda mungkin memerlukan seorang dokter untuk membuat pengaturan khusus bagi anda dan menerima perawatan non-standar terbaru untuk menyelamatkan hidup Anda.

Apakah mungkin dia adalah seorang yang dapat melakukan hal tersebut atau mau membantu melakukan ini?

4). Apakah Anda Membatasi Pilihan-pilihan Yang Tidak Diperlukan Karena Khawatir Tentang Biaya Pengobatan?

Sudah diketahui bahwa perawatan kanker sudah pasti mahal. Tetapi banyak orang memiliki asuransi medis yang dapat mencakup sebagian besar perawatan penyakit tersebut, bahkan jika mereka memilih seorang dokter spesialis kanker swasta.

Untuk bagian asuransi kesehatan mungkin tidak sepenuhnya mencakup, Anda mungkin bisa menggunakan akun medisave anda. Medisave adalah uang simpanan selama anda bekerja. Anda dapat menggunakanya seumur hidup.

Apakah dokter teresbut dibatasi oleh faktor tambahan seperti kebutuhan oleh institusi medis mereka untuk mengendalikan biaya?

Apakah dokter teresbut hanya memberikan tawaran pilihan “hemat biaya” ketika ada pengobatan baru yang lebih mahal dan berpotensi memberi harapan hidup anda lebih besar?

5). Apakah Biaya-biaya Tersebut Masuk Akal?

Meskipun Anda mungkin memiliki asuransi dan medisave, atau bersedia membayar untuk perawatan terbaik, biaya bisa sangat bervariasi. Meskipun biaya dokter spesialis kanker akan menjadi proporsi tagihan yang signifikan, komponen lain seperti biaya rumah sakit dan biaya obat kanker dapat bertambah secara signifikan.

Terkadang penting membayar untuk kualitas dan kita tidak perlu memilih “pilihan termurah”, namun dokter atau rumah sakit mahal belum tentu yang terbaik.

Harga tidak selalu merupakan indikasi akurat untuk sebuah kualitas. Penting untuk memilih perawatan yang baik, hemat dan sesuai dengan kondisi Anda.

6). Apakah Dokter Tersebut Memiliki Akses Menggunakan Teknologi Medis Terbaru Untuk Mengobati Kanker?

Institusi medis yang dipraktikkan oleh dokter tersebut dapat mempengaruhi pilihan perawatan yang anda pilih.
Misalnya, kehadiran sistem Bedah Da Vinci untuk bedah dengan bantuan robot dan Akselerator Linear Elekta Infinity dapat membuat perbedaan besar pada pilihan perawatan Anda.

 

7). Apakah Dokter Tersebut Memiliki Standar Profesional Dan Etika Yang Tinggi?

Mungkin wajar untuk mengatakan semua dokter spesialis kanker di Singapura sangat berkualifikasi dengan pelatihan dan pengalaman klinis selama bertahun-tahun. Untuk dokter yang memenuhi syarat sebagai spesialis kanker, dengan cepat google menampilkan semua profil mereka, memungkinan untuk menemukan daftar kualifikasi akademik dan pengalaman klinis yang mengesankan.

Mungkin tidak diketahui seberapa besar perhatian dokter terhadap setiap pasien dan posisi mereka di antara sesama dokter hanya dengan melihat riwayat dokter tersebut secara online. Pihak ketiga yang memiliki pengetahuan mendalam dan keuntungan mengetahui pengalaman pasien masa lalu dapat sangat membantu bagi anda untuk membuat pilihan berdasarkan informasi tersebut.

Bagi anda yang perlu rekomendasi dokter terbaik di Singapura untuk berkonsultasi mengenai penyakit ini, cukup kirimkan pesan kepada kami.

Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Berdasarkan Warna Urin

Info Kesehatan | 2017 Jun

Warna urin atau air seni bisa memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan tubuh anda. Normalnya urin berwarna jernih, bening kekuningan sampai gelap.  Jika warna urin anda menunjukkan keanehan, maka ada kemungkinan organ tubuh anda bermasalah. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter urologi atau dokter ahli penyakit dalam.

Warna Urin dan Indikasinya:

Bening

Jika warna urin anda berwarna bening seperti air hujan, berarti anda terlalu banyak minum. Sebagian orang minum belasan gelas air setiap hari karena mereka mengira hal itu baik bagi untuk kesehatan mereka. Bagaimana pun juga, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Overhidrasi dapat mengurangi kadar garam di dalam tubuh. Meminum obat diuretik (obat yang memaksa tubuh untuk mengeluarkan kelebihan cairan) juga dapat membuat urin Anda berwarna jernih karena terlalu sering dikeluarkan.

Kekuningan

Urin yang berwarna kekuningan karena adanya pigmen yang disebut urokrom. Air seni yang berwarna kekuningan seperti bensin menunjukkan bahwa Anda terhidrasi dengan baik. Bila warnanya sedikit pekat seperti madu murni, Anda perlu lebih banyak minum.

Kecoklatan

Jika warna urin anda berwarna kecoklatan, anda mungkin sangat kurang minum. Tetapi, jika warnanya tetap kecoklatan meskipun anda cukup minum, hal itu bisa menjadi indikasi bahwa anda memiliki penyakit di hati. Penyakit di hati atau empedu menyebabkan sejumlah garam yang harusnya diproses dan dibuang melalui tinja tertahan dalam darah dan akhirnya dibuang melalui urin. Penderita penyakit hati yang berat dapat memiliki urin berwarna coklat. Warna urin berwarna coklat gelap harus diuji di laboratorium untuk mengonfirmasi apakah anda memiliki masalah di hati atau tidak.

Kemerahan

Air seni berwarna kemerahan mungkin karena makanan atau obat yang anda makan. Pengolahan sisa makanan dan obat yang dibuang melalui air seni menyebabkan warna urin menjadi kemerahan. Namun, warna kemerahan juga dapat mengindikasikan adanya darah di dalam air seni, yang berarti ada gangguan dalam saluran kemih, ginjal, kandung kemih, prostat atau uretra anda. Gangguan tersebut dapat berupa infeksi, batu di ginjal atau kandung kemih atau kanker. Jika air seni anda kemerahan dan juga keruh, kemungkinan anda terjangkit infeksi saluran kemih.

Selain warna, air seni juga dapat terlihat lebih berbusa/berbuih dari biasanya. Air seni yang lebih berbusa dapat disebabkan oleh tekanan yang lebih besar saat buang air kecil atau keberadaan protein. Protein dalam urin bisa mengindikasikan masalah ginjal.

Air seni dapat menjadi sarana pemantauan awal atas kondisi tubuh anda. Bila Anda memiliki air seni yang berwarna tidak normal, maka anda perlu berkonsultasi dengan dokter urologi dan ahli penyakit dalam untuk segera mendapatkan analisis urin anda.

Jangan abaikan kabar yang disampaikan urin Anda!

Nyeri Otot Setelah Olahraga Dapat Berupa Cedera Pada Sendi dan Otot

Info Kesehatan | 2017 Jun

Jika anda mengalami nyeri otot setelah olahraga segera hubungi dokter singapura. “Tidak Ada Hasil Tanpa Sakit” adalah motto yang dipercayai oleh mereka yang berlatih atau berolahraga. Capek dan nyeri otot adalah bagian dari rutinitas saat anda ingin melatih otot anda. Tapi berhati-hatilah, rasa nyeri bisa saja merupakan ketidak normalan dalam tubuh anda. Nyeri otot setelah latihan adalah reaksi normal dari otot tubuh anda, yang akan cepat beradaptasi dan meningkat kekuatannya. Nyeri tersebut tumpul dan disertai kekakuan otot, biasanya dirasakan hanya saat otot tersebut diregangkan, kontraksi, atau diberi beban. Nyeri ini tidak akan terjadi saat istirahat, muncul beberapa jam setelah latihan, dan dapat berlangsung sampai seminggu. Ini adalah hal yang biasa dan tidak perlu dikhawatirkan.

 

Nyeri Otot - Dokter Singapura

 

Namun bila nyeri tersebut akut dan mendadak, maka harus dicurigai adanya cedera pada otot atau sendi.  Cedera pada sendi adalah kondisi  yang serius yang ditandai adanya nyeri yang parah, mendadak, dan spesifik yang terjadi saat latihan. Bengkak dan kemerahan juga sering terjadi. Berkonsultasilah pada dokter singapura tentang hal tersebut. Untuk orang yang berlatih atau berolahraga untuk menurunkan berat badan, ingatlah bahwa penurunan berat badan yang drastic bukanlah hal yang sehat. Dr Stanley Liew, seorang endokrinologis di Raffles Hospital, berkata bahwa “bila intensitas dari latihan anda tidak sesuai, maka penurunan berat badan yang progresif lebih dari 10 persen harus diwaspadai”.

Umumnya orang mengira bahwa nyeri dada atau batuk yang mereka alami saat latihan adalah reaksi normal dari tubuh. Tapi dokter singapura berkata lain. Batuk dan nyeri dada jelas tidak normal sekeras apapun latihan anda. Penurunan berat badan yang drastis dapat disebabkan oleh penyakit-penyakit tertentu seperti diabetes atau kanker. Jadi siapapun yang berlatih atau berolah raga harus memperhatikan gejala nyeri pada otot mereka.