Cara Mengetahui Kondisi Kesehatan Berdasarkan Warna Urin

Info Kesehatan | 2017 Jun

Warna urin atau air seni bisa memberikan gambaran tentang kondisi kesehatan tubuh anda. Normalnya urin berwarna jernih, bening kekuningan sampai gelap.  Jika warna urin anda menunjukkan keanehan, maka ada kemungkinan organ tubuh anda bermasalah. Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter urologi atau dokter ahli penyakit dalam.

Warna Urin dan Indikasinya:

Bening

Jika warna urin anda berwarna bening seperti air hujan, berarti anda terlalu banyak minum. Sebagian orang minum belasan gelas air setiap hari karena mereka mengira hal itu baik bagi untuk kesehatan mereka. Bagaimana pun juga, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Overhidrasi dapat mengurangi kadar garam di dalam tubuh. Meminum obat diuretik (obat yang memaksa tubuh untuk mengeluarkan kelebihan cairan) juga dapat membuat urin Anda berwarna jernih karena terlalu sering dikeluarkan.

Kekuningan

Urin yang berwarna kekuningan karena adanya pigmen yang disebut urokrom. Air seni yang berwarna kekuningan seperti bensin menunjukkan bahwa Anda terhidrasi dengan baik. Bila warnanya sedikit pekat seperti madu murni, Anda perlu lebih banyak minum.

Kecoklatan

Jika warna urin anda berwarna kecoklatan, anda mungkin sangat kurang minum. Tetapi, jika warnanya tetap kecoklatan meskipun anda cukup minum, hal itu bisa menjadi indikasi bahwa anda memiliki penyakit di hati. Penyakit di hati atau empedu menyebabkan sejumlah garam yang harusnya diproses dan dibuang melalui tinja tertahan dalam darah dan akhirnya dibuang melalui urin. Penderita penyakit hati yang berat dapat memiliki urin berwarna coklat. Warna urin berwarna coklat gelap harus diuji di laboratorium untuk mengonfirmasi apakah anda memiliki masalah di hati atau tidak.

Kemerahan

Air seni berwarna kemerahan mungkin karena makanan atau obat yang anda makan. Pengolahan sisa makanan dan obat yang dibuang melalui air seni menyebabkan warna urin menjadi kemerahan. Namun, warna kemerahan juga dapat mengindikasikan adanya darah di dalam air seni, yang berarti ada gangguan dalam saluran kemih, ginjal, kandung kemih, prostat atau uretra anda. Gangguan tersebut dapat berupa infeksi, batu di ginjal atau kandung kemih atau kanker. Jika air seni anda kemerahan dan juga keruh, kemungkinan anda terjangkit infeksi saluran kemih.

Selain warna, air seni juga dapat terlihat lebih berbusa/berbuih dari biasanya. Air seni yang lebih berbusa dapat disebabkan oleh tekanan yang lebih besar saat buang air kecil atau keberadaan protein. Protein dalam urin bisa mengindikasikan masalah ginjal.

Air seni dapat menjadi sarana pemantauan awal atas kondisi tubuh anda. Bila Anda memiliki air seni yang berwarna tidak normal, maka anda perlu berkonsultasi dengan dokter urologi dan ahli penyakit dalam untuk segera mendapatkan analisis urin anda.

Jangan abaikan kabar yang disampaikan urin Anda!

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Comments are closed.